Xiaomi akan meluncurkan SUV YU7 pada akhir Juni 2025. CEO Xiaomi, Lei Jun, mengumumkan tanggal peluncuran resmi SUV yang sangat dinantikan tersebut. Menurut laporan Carnewschina, Xiaomi juga akan memperkenalkan beberapa produk lain bersamaan dengan YU7, termasuk Xiaomi Pad 7S Pro yang akan menjadi tablet kedua yang dilengkapi dengan chip Xuanjie O1.
YU7 adalah model SUV kedua dari Xiaomi yang menandai masuknya perusahaan ini ke pasar mobil listrik. Mobil ini memiliki desain yang serupa dengan Xiaomi SU7, dengan elemen khas seperti lampu depan berbentuk “tetesan air” dan lampu belakang berbentuk “halo.” Dari segi dimensi, YU7 berukuran 4999 mm (panjang) x 1996 mm (lebar) x 1600 mm (tinggi), dengan jarak sumbu roda 3000 mm, membuatnya menjadi SUV berukuran sedang hingga besar yang sebanding dengan Tesla Model Y.
Xiaomi YU7 akan hadir dalam dua konfigurasi motor, yaitu tunggal dan ganda. Motor ganda akan menghasilkan daya gabungan 508 kW (681 hp) dan mencapai kecepatan tertinggi 253 km/jam. Selain itu, akan ada versi penggerak semua roda berdaya rendah yang ditawarkan, serta pilihan baterai NMC (Nickel Manganese Cobalt) dan LFP (Lithium Iron Phosphate) dari CATL.
Varian baterai standar menawarkan jangkauan hingga 835 kilometer, sementara versi Pro mencapai 770 kilometer dan versi Max menyediakan 760 kilometer, dengan kapasitas baterai masing-masing adalah 96,3 kWh dan 101,7 kWh. Dengan perkiraan harga mulai dari 250.000 yuan (sekitar Rp566 juta), Xiaomi YU7 diharapkan menjadi pesaing Tesla Model Y yang menawarkan kinerja unggul dalam hal ukuran, jangkauan, dan daya.
CEO Xiaomi membantah rumor mengenai harga YU7 dan mengkonfirmasi peluncuran SUV tersebut. Xiaomi SU7 Ultra juga akan ditampilkan di Gran Turismo 7 dan debut dengan sertifikasi Nurburgring. Kabar terbaru ini menunjukkan komitmen Xiaomi dalam industri mobil listrik yang semakin menarik perhatian pasar global.


