Jannik Sinner, petenis nomor satu dunia, mengalami kesulitan tidur setelah kekalahan yang pahit dari Carlos Alcaraz di final Roland Garros. Dalam konferensi pers di Terra Wortmann Open di Halle, Jerman, Sinner mengakui bahwa kekalahan itu memengaruhinya, namun kini ia fokus untuk mempertahankan gelar di ATP 500 lapangan rumput Halle.
“Saya sering merasakan kesedihan dalam seminggu terakhir,” ujar Sinner, menegaskan bahwa pertandingan lainnya adalah kesempatan baru untuk memulai dengan baik. Dia juga menyebut bahwa meskipun tenis penting baginya, keluarga dan teman-teman tetap menjadi prioritas utama.
Saat ini, Sinner berusaha melupakan kekecewaannya di Paris dengan kembali ke rumah dan bersantai bersama keluarga dan teman-teman. Dia menyatakan bahwa mendapat dukungan dari orang-orang terdekat sangat membantunya untuk pulih dari kekalahan tersebut.
Dengan harapan melanjutkan peningkatan permainan di lapangan rumput, Sinner siap memulai misinya di Halle. Tahun lalu, dia berhasil meraih trofi lapangan rumput pertamanya di turnamen yang sama, dan sekarang ia siap menghadapi petenis kualifikasi di babak pertama.
Sinner, yang memiliki rekor 18-2 untuk tahun 2025 menurut indeks kemenangan ATP, memulai sesi latihan pertamanya di Halle dengan optimisme. Dia mengakui bahwa lapangan rumput memiliki tantangan tersendiri, namun dia merasa siap untuk menjalani kompetisi dengan semangat yang tinggi.
Pada akhirnya, Sinner berharap dapat terus meningkatkan performa dan hasilnya di lapangan rumput serta menjaga fokusnya untuk menghadapi tantangan baru di kompetisi ATP mendatang.


