Pasar kripto dan saham Amerika Serikat (AS) mengalami koreksi setelah rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS yang di bawah ekspektasi dan pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai rencana kenaikan tarif perdagangan. Bitcoin turun 1,52 persen menjadi 104.298,90 dolar AS, sedangkan Ethereum melemah 4,97 persen menjadi 2.516,93 dolar AS. Di sisi lain, pasar saham AS mengalami koreksi minor dengan indeks S&P 500 turun 0,3 persen, Nasdaq turun 0,5 persen, dan Dow hampir stabil setelah rilis data inflasi. Analis platform investasi digital Reku Fahmi Almuttaqin mengatakan bahwa para ekonom memperkirakan efek tarif akan secara bertahap mendorong inflasi lebih tinggi di masa depan. Meskipun tekanan inflasi masih terbatas, para ekonom memperingatkan bahwa inflasi kemungkinan akan meningkat akibat tarif impor baru dari pemerintahan Trump. Presiden Trump kembali menegaskan rencananya untuk menetapkan tarif baru bagi mitra dagang AS, yang dapat meningkatkan ketidakpastian pasar. Investor digalakkan untuk menggunakan strategi akumulasi aset-aset yang potensial, dan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) mungkin menjadi pilihan yang tepat bagi investor pemula. Disarankan untuk memanfaatkan fitur seperti Packs di Reku untuk berinvestasi secara lebih praktis dan optimal. Dengan adanya situasi dinamis saat ini, investor perlu lebih waspada dalam mengambil keputusan investasi.


