Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan harapannya agar tidak terjadi tindakan xenofobia dari suporter saat Timnas Indonesia bertanding melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Belum lama ini, ada insiden negatif saat Indonesia berhadapan dengan Bahrain yang berujung pada sanksi dari FIFA. Thohir menekankan pentingnya menyambut suporter dengan baik dan memberikan dukungan positif tanpa tindakan diskriminatif.
Menurut Thohir, sebagai tuan rumah yang baik, Indonesia harus mampu menyambut semua suporter dengan penuh keramahan, termasuk suporter dari China dalam pertandingan mendatang. Suporter diminta untuk memberikan dukungan positif layaknya yang pernah terjadi dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Erick juga menyoroti kehadiran sekitar 3.000 suporter China yang diperkirakan akan hadir di SUGBK. Sementara itu, suporter Indonesia dilaporkan juga antusias dalam mendukung Timnas setelah tiket pertandingan terjual habis. Tim Garuda sendiri akan melakoni dua pertandingan krusial dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi China dan Jepang.
Saat ini, posisi Indonesia berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan sembilan poin. Mereka unggul tiga poin dari Bahrain dan China yang menempati posisi kelima dan keenam. Meski tertinggal satu poin dari Arab Saudi dan berada di posisi keempat, Timnas Indonesia tetap optimistis dalam pertandingan-pertandingan kualifikasi selanjutnya.


