Berdasarkan perkiraan sentimen dalam dan luar negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan mengalami kenaikan pada hari ini. IHSG dibuka dengan kenaikan 35,97 poin atau 0,50 persen menjadi 7.234,94. Indeks LQ45 juga mengalami kenaikan sebesar 2,94 poin atau 0,36 persen ke posisi 821,12. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebutkan bahwa berdasarkan sentimen dalam dan luar negeri, IHSG berpotensi menguat pada hari ini. Peluang penguatan IHSG didukung oleh beberapa faktor baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Dalam negeri, penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 5,5 persen mulai berdampak positif pada sektor perbankan. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah memangkas tingkat bunga penjaminan untuk tabungan dalam denominasi rupiah di bank umum. Sementara, tingkat bunga penjaminan BPR juga mengalami penurunan. Dari Amerika Serikat, Federal Reserve akan mengumumkan risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) dalam beberapa waktu mendatang. Data-data ekonomi seperti personal income, personal spending, dan indeks PCE prices juga akan dirilis. Secara global, pasar saham Eropa dan Wall Street juga mengalami kenaikan pada perdagangan terakhir.
Sektor teknologi memimpin kenaikan saham di Wall Street, termasuk saham Tesla yang naik sekitar 7 persen setelah pernyataan CEO Elon Musk. Saham-saham teknologi lainnya juga mendapatkan dampak positif, seperti Nvidia, AMD, Apple, dan Microsoft. Di pasar saham regional Asia, beberapa indeks seperti Nikkei menguat, sementara indeks Shanghai dan Hang Seng mengalami pelemahan. Meskipun demikian, prospek IHSG pada hari ini tetap positif dengan dukungan dari sentimen domestik dan global yang menguntungkan. Kondisi ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap pergerakan IHSG dalam waktu dekat.


