Sejumlah berita kriminal menarik dari wilayah DKI Jakarta pada Senin (26/5). Operasi Berantas Jaya 2025 berhasil menetapkan 348 tersangka dari 3.599 orang yang ditangkap. Selain itu, Rismon Sianipar dimintai sebanyak 97 pertanyaan terkait laporan tuduhan ijazah palsu yang dilaporkan ke Presiden Joko Widodo. Polda Metro Jaya berhasil menetapkan 348 orang sebagai tersangka dalam Operasi Berantas Jaya 2025 yang berlangsung pada 9 – 23 Mei 2025. Di tambah, sejumlah remaja pelaku tawuran di Tambora, Jakarta Barat, dibina di pesantren kilat. Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menjelaskan bahwa para remaja diberi kesempatan menjalani program pembinaan selama satu minggu. Selain itu, lima WNA asal Tiongkok yang mengoperasikan biro pencari jodoh di Jakarta berhasil dibekuk oleh Imigrasi Jakbar. Mereka melakukan praktik mencari perempuan Indonesia untuk meyakinkan calon pelanggan di Tiongkok. Di sisi lain, seorang pria diamankan karena kedapatan membawa 5,6 kilogram sabu dan 5.020 butir ekstasi di Depok. Kasus lain yang menarik adalah perihal tuduhan ijazah palsu terhadap Jokowi, dimana Rismon Hasiholan Sianipar ditanya 97 pertanyaan terkait kasus tersebut oleh Polda Metro Jaya. Dalam pemeriksaan tersebut, Rismon menjelaskan metode-metode ilmiah yang dia kaji terkait kasus tersebut.
Operasi Berantas Jaya: Polda Periksa Rismon & Kasus Kriminal
RELATED ARTICLES


