Wednesday, April 22, 2026
HomeLintas KotaManfaat Koneksi Rusun di DKI dengan Transportasi Publik

Manfaat Koneksi Rusun di DKI dengan Transportasi Publik

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim (Chico) menekankan pentingnya semua rumah susun (rusun) yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus terhubung dengan transportasi publik. Menurut Chico, konsep Transit Oriented Development (TOD) atau keselarasan moda transportasi dengan tempat tinggal harus diterapkan pada semua proyek pembangunan rusun. Di tengah pembahasan untuk pembangunan rusun baru, Pemprov DKI Jakarta menunjukkan kemampuannya untuk terus berinovasi karena tidak tergantung pada dana dari Pemerintah Pusat.

Dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai Rp91,34 triliun pada tahun 2025, Jakarta memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun tempat tinggal yang layak bagi warganya. Chico optimis bahwa Pemerintah Pusat akan turut mendukung setiap upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dalam bidang perumahan. Data dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) DKI Jakarta menunjukkan bahwa hingga tahun 2024, sudah dibangun sebanyak 33.830 unit rusunawa di lima wilayah kota administrasi.

Rencana pembangunan dan revitalisasi sembilan rusunawa menjadi fokus Pemprov DKI Jakarta dalam lima tahun ke depan. Mulai dari pembangunan Rusunawa Rorotan IX, revitalisasi Rusunawa Komarudin JT, hingga pembangunan Rusunawa Muara Angke, semua proyek tersebut diharapkan dapat memberikan solusi perumahan yang terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memiliki rencana untuk mengembangkan mixed-use development di beberapa lokasi rusun baru, di mana keberadaan sekolah dan fasilitas umum lainnya akan dipertimbangkan dalam perencanaan pembangunan.

Dengan keterlibatan semua pihak, termasuk dukungan dari Pemerintah Pusat, pembangunan rusun di DKI Jakarta terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk terus menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat, sehingga memperkuat infrastruktur perumahan di ibu kota. Inovasi dan kolaborasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menyongsong pembangunan perumahan yang berkelanjutan di tengah dinamika perkotaan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer