PSS Sleman berhasil menghindari zona degradasi Liga 1 Indonesia 2024-2025 setelah meraih kemenangan atas tuan rumah PSIS Semarang dengan skor 2-1 di Stadion Jatidiri, Semarang, pada hari Jumat. Gol dari penyerang Gustavo Tocantins pada menit ke-8 dan ke-42 menjadi penentu kemenangan bagi PSS, sementara PSIS hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui Lucas Baretto pada menit ke-68. Kemenangan ini membuat PSS mengoleksi 28 poin dari 32 pertandingan dan memberikan mereka harapan untuk tetap bertahan di Liga 1 setelah harus memenangi dua pertandingan terakhir musim ini.
Di sisi lain, PSIS masih terpuruk di dasar klasemen sementara dengan hanya 25 poin dari 32 pertandingan. Meskipun bertindak sebagai tim tamu, PSS mampu tampil agresif sejak awal pertandingan. Tocantins membuka keunggulan untuk PSS pada menit ke-8 setelah melewati kiper lawan, Adi Satryo. PSS kemudian menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti yang sukses dari Tocantins sebelum turun minum.
Meskipun PSIS berusaha meningkatkan intensitas serangan di babak kedua, pertahanan kokoh PSS membuat mereka sulit menciptakan peluang berbahaya. Meski berhasil mencetak gol melalui Baretto, PSIS gagal menyamakan kedudukan hingga akhir laga. Kemenangan ini juga membuat PSS memperpanjang rekor positif mereka atas PSIS, dengan ini menjadi kemenangan ketiga dari 10 pertemuan terakhir di Liga 1.
Di sisi lain, kebobolan yang terjadi pada PSIS membuat PSS menjadi tim yang selalu mencetak gol ke gawang mereka dalam 13 pertandingan berturut-turut. Meskipun demikian, PSIS harus kembali ke meja strategi untuk memperbaiki hasil yang tidak sesuai harapan di laga-laga berikutnya.


