Wednesday, April 15, 2026
HomeLintas KotaPelaksanaan Pemulihan Nyamuk Wolbachia di Kembangan

Pelaksanaan Pemulihan Nyamuk Wolbachia di Kembangan

Kelurahan Meruya Selatan merupakan wilayah terakhir di Kecamatan Kembangan yang telah berhasil disebari dengan bibit nyamuk aedes aegypti yang mengandung wolbachia. Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat telah menyelesaikan penyebaran bibit nyamuk tersebut dengan penempatan sebanyak 811 ember di 11 lingkungan RW di wilayah Meruya Selatan pada Jumat (9/5). Kepala Puskesmas Kecamatan Kembangan, Rosvita Nur Aini menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai pihak seperti kelurahan, perwakilan Kementerian Kesehatan, dan tim dari Universitas Gadjah. Mereka menempatkan ember nyamuk aedes aegypti berwolbachia di rumah orang tua asuh yang ditunjuk.

Implementasi wolbachia dilakukan di 11 lingkungan RW Kelurahan Meruya Selatan dengan melibatkan 811 OTA dari target 847 OTA. OTA bersama kader jumantik, PPSU, dan tim surveilans puskesmas memantau dan mengganti telur nyamuk ber-wolbachia setiap 14 hari. Rosvita menjelaskan bahwa setiap ember nyamuk berwolbachia berisi sekitar 200-600 telur nyamuk yang menempel pada kain panel dan pakan pelet. Program ini bertujuan untuk mengendalikan penyakit demam berdarah dengan cara mengembangbiakkan nyamuk aedes aegypti yang mengandung bakteri wolbachia.

Lina Choridah, Wakil Dekan Universitas Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK Universitas Gadjah Mada, menyoroti pentingnya implementasi program wolbachia untuk menurunkan kasus demam berdarah. Ia menjelaskan bahwa program ini membutuhkan perawatan dan pemantauan selama 6-8 bulan. Dengan dukungan dan kerjasama masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif dalam menurunkan angka kesakitan atau kematian akibat penyakit DBD. Semoga implementasi program wolbachia ini dapat memberikan hasil yang positif dalam penanggulangan DBD di masyarakat Indonesia.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer