Harga indeks pasar bahan bakar nabati (HIP BBN) jenis Biodiesel mengalami penurunan pada bulan Mei, turun sebesar Rp548 per liter dari bulan sebelumnya. Harga Biodiesel kini mencapai Rp13.742 per liter, termasuk biaya pengiriman. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa biaya pengiriman mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan dalam keputusan menteri terkait besaran maksimal ongkos angkut Biodiesel yang dicampurkan ke dalam bahan bakar minyak (BBM).
Dalam upaya menjalankan Program Mandatori Biodiesel, Eniya mengungkapkan bahwa besaran konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi Biodiesel adalah sebesar 85 dolar AS per metrik ton. Untuk nilai kurs, konversi menggunakan referensi rata-rata kurs tengah Bank Indonesia periode tertentu. Program Biodiesel 40 (B40) telah memberikan dampak positif dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM), sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai ketahanan dan swasembada energi di Indonesia.
Sejak diberlakukan pada awal tahun 2025, program B40 telah terbukti berhasil dengan capaian penyaluran biodiesel mencapai 4,3 juta kl hingga bulan April. Total alokasi nasional yang telah dialokasikan mencapai 15,616 juta kl. Langkah-langkah tersebut mendapat apresiasi dan dukungan untuk terus ditingkatkan guna mencapai tujuan energi berkelanjutan di Tanah Air.


