Pemain asing Maxie Esho mengalami tantangan yang biasa terjadi pada debut pertandingan, di mana beradaptasi dengan tim baru dan menyesuaikan diri adalah hal yang harus dilakukan. Pelatih Tangerang Hawks Basketball, Antonius Joko Endratmo, mengungkapkan bahwa Esho masih dalam proses penyesuaian dan perlu waktu untuk “nyetel” dengan rekan setimnya. Meskipun penampilan Esho dalam laga debut melawan Satria Muda Pertamina Jakarta belum maksimal, Coach Joko meminta penggemar untuk memahami proses adaptasi ini.
Sebagai mantan pemain CLS Knight Indonesia dan juara ASEAN Basketball League, Esho memiliki ekspektasi yang tinggi dari para penggemar bola basket di Indonesia. Pelatih Hawks berharap agar Esho dapat memberikan kontribusi lebih baik dalam pertandingan selanjutnya dan bisa berkolaborasi dengan baik bersama pemain lain seperti Jarred Shaw dan Stephaun Branch. Dalam pertandingan melawan Satria Muda Pertamina Jakarta, Esho mencetak delapan poin, empat rebound, dua assist, dan satu steal.
Tim Tangerang Hawks Basketball akan menghadapi Prawira Bandung dalam pertandingan selanjutnya setelah kemenangan bersejarah melawan Satria Muda Pertamina Jakarta. Meskipun masih dalam tahap adaptasi, Esho diharapkan dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi tim. Momen debut Esho menunjukkan potensinya sebagai pemain yang dapat memperkuat tim dalam sisa musim reguler Indonesian Basketball League 2025.


