Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan sedang melakukan pengerukan Kali Ciliwung di Jalan Inspeksi Bukit Duri, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, sebagai langkah pencegahan banjir. Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa pengerukan ini dilakukan untuk menghindari genangan atau banjir akibat luapan air Kali Ciliwung. Proses pengerukan sudah dimulai sejak awal tahun dan ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2025. Pengerukan ini diharapkan dapat membersihkan 11.000 meter kubik sedimen lumpur dan sampah.
Kegiatan pengerukan melibatkan 150 personel dari SDA, Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dan UPS Badan Air. Tiga unit ekskavator dan belasan truk pengangkut sedimen lumpur dan sampah juga dilibatkan untuk mempercepat pengerjaan. Selain pengerukan kali, pembersihan saluran air dan sosialisasi larangan membuang sampah sembarangan juga dilakukan untuk mencegah banjir.
Lurah Bukit Duri, Atiaturrahmah, menjelaskan bahwa pihaknya rutin melakukan pembersihan saluran air dan kerja bakti bersama warga setiap akhir pekan. Ketua RW 12, Kelurahan Bukit Duri, Wawan, menyatakan bahwa pengerukan ini efektif dalam meningkatkan daya tampung Kali Ciliwung dan mencegah limpasan air. Warga diharapkan agar mendukung upaya pengerukan ini untuk mencegah kejadian banjir yang terjadi pada tahun sebelumnya.
Dengan upaya pengerukan Kali Ciliwung di kawasan Bukit Duri, diharapkan kejadian banjir akibat limpasan air dapat diminimalkan. Semua pihak bekerja sama untuk menjaga lingkungan agar tidak terkena dampak banjir.


