Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak bisa diraih secara instan. Dia mengomentari tingginya tekanan publik terhadap tim bulu tangkis Indonesia dalam Piala Sudirman 2025. Menurutnya, dibutuhkan proses yang melibatkan chemistry antara pengurus baru, pemain, dan pelatih baru untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan. Taufik memberikan apresiasi atas kerja keras Jonatan Christie dan rekan-rekannya yang berhasil meraih medali perunggu dalam kompetisi tersebut.
Sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI), Taufik mengatakan bahwa Indonesia harus bersikap realistis mengenai kelemahan yang dimiliki. Meskipun harapan semua orang pasti ingin juara, dalam olahraga dibutuhkan sikap realistis terhadap kekurangan yang ada. Taufik juga menjelaskan bahwa Indonesia belum bisa bersaing di semua sektor olahraga jika dibandingkan dengan China. Namun, untuk jangka panjang terutama menuju Olimpiade, Indonesia tetap memiliki harapan besar.
Sebelumnya, Taufik juga menyatakan pandangannya setelah menghadiri Sidang Kabinet Paripurna terkait evaluasi enam bulan kerja di Istana Kepresidenan Jakarta. Dia menekankan pentingnya memiliki harapan besar untuk masa depan olahraga Indonesia meskipun tantangan yang dihadapi semakin berat. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi olahraga memerlukan waktu dan upaya yang konsisten untuk mencapai hasil yang diinginkan.


