BPBD DKI Jakarta berupaya menangani genangan banjir di enam rukun tetangga di Jakarta Selatan yang disebabkan oleh tingginya curah hujan dan luapan kali. Mereka menargetkan genangan tersebut dapat surut dengan cepat, dengan pengerahan personel untuk memantau kondisi genangan dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Gulkarmat. Langkah-langkah seperti penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik dilakukan untuk meminimalkan dampak banjir.
Selain itu, BPBD DKI Jakarta juga bekerja sama dengan lurah dan camat setempat untuk siap sedia dalam menyediakan kebutuhan dasar bagi korban banjir. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan dan dalam keadaan darurat dapat menghubungi nomor telepon 112 yang beroperasi 24 jam non-stop. Sebelumnya, data mencatat ketinggian air di enam RT di tiga kelurahan di Jakarta Selatan, seperti di Kelurahan Ciganjur, Mampang Prapatan, dan Cilandak Timur, di mana tinggi airnya bervariasi. Hal ini menunjukkan perlunya koordinasi yang efektif antara BPBD dan instansi terkait dalam penanganan bencana banjir.


