Tuesday, January 13, 2026
HomeHumanioraPerbedaan Shalat Sunnah Isyraq dan Dhuha: Penjelasan Penting

Perbedaan Shalat Sunnah Isyraq dan Dhuha: Penjelasan Penting

Shalat Isyraq dan Dhuha adalah dua ibadah sunnah yang seringkali disamakan oleh umat Muslim karena keduanya dilakukan pada waktu pagi hari setelah matahari terbit. Akan tetapi, meskipun memiliki kesamaan dalam waktu pelaksanaan, keduanya memiliki perbedaan yang perlu diketahui agar pelaksanaan ibadah ini sesuai dengan syariat Islam.

Shalat Isyraq dilakukan tepat setelah matahari terbit dengan ketinggian sekitar satu tombak atau sekitar tujuh hasta, yaitu sekitar 2,5 meter atau 15 menit setelah matahari muncul. Pada waktu tersebut, umat Muslim diperbolehkan untuk melaksanakan shalat sunnah Isyraq, namun hanya hingga sebelum masuk waktu shalat Dhuha, ketika matahari mulai naik tinggi. Sementara shalat Dhuha memiliki waktu pelaksanaan yang lebih luas, dimulai setelah waktu Isyraq dan berakhir hingga menjelang waktu Dzuhur, biasanya dipilih sekitar pukul 7 pagi.

Perbedaan lainnya terletak pada jumlah rakaat dan niat shalat. Shalat Isyraq dilakukan dua rakaat saja. Sedangkan shalat Dhuha dapat dikerjakan minimal dua rakaat atau maksimal 12 rakaat, tergantung pada keinginan umat Muslim. Niat shalat Isyraq berbeda dengan niat shalat Dhuha, dan keduanya memiliki keutamaan tersendiri.

Meskipun terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai status shalat Isyraq dan Dhuha, namun secara umum dapat disimpulkan bahwa keduanya merupakan ibadah sunnah yang berbeda. Meskipun dilakukan pada waktu yang berdekatan, waktu pelaksanaan, tata cara, niat, dan jumlah rakaat yang berbeda menunjukkan bahwa shalat Isyraq dan Dhuha adalah dua ibadah yang terpisah meskipun memiliki keutamaan yang sama dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer