Tuesday, January 13, 2026
HomeFinansialRencana OJK Rilis TKBI Versi 3 2026: Industri Pengolahan

Rencana OJK Rilis TKBI Versi 3 2026: Industri Pengolahan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana meluncurkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan (TKBI) Versi 3 pada tahun 2026 dengan perluasan sektor cakupan, meliputi industri pengolahan, waste management, dan sektor agrikultur. Hal ini dilakukan agar alokasi pendanaan tidak hanya tertuju pada sektor energi, tetapi juga sektor lain sesuai dengan target net zero emission.

TKBI adalah klasifikasi aktivitas ekonomi yang mendukung upaya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia, meliputi aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. Selama beberapa tahun terakhir, OJK telah mengembangkan TKBI dari versi 1 dengan fokus sektor energi, hingga versi 2 yang mencakup tambahan sektor lain seperti construction and real estate, transportation and storage, serta sektor pertanian dan kehutanan.

Selain itu, OJK juga telah menerbitkan buku panduan Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) untuk membantu bank dalam mengelola risiko perubahan iklim. Implementasi CRMS diharapkan dapat membantu bank menilai ketahanan bisnis dan strategi mereka dalam menghadapi perubahan iklim, baik jangka pendek maupun panjang.

Pada tahun 2024, 18 bank sudah bergabung dalam pilot project CRMS, dan diharapkan pada 2025 seluruh bank umum sudah menerapkan CRMS. OJK juga sedang merevisi Peraturan OJK (POJK) Nomor 51 Tahun 2017 untuk mengatur pengungkapan data dan pelaporan keuangan berkelanjutan bagi seluruh industri jasa keuangan.

Kinerja perbankan dalam penyaluran kredit atau pembiayaan hijau terus meningkat. Total pembiayaan hijau yang disalurkan oleh perbankan pada tahun 2023 mencapai Rp1.959 triliun, menunjukkan tren positif dalam pembiayaan hijau di Indonesia. Upaya ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan semakin banyak bank yang fokus pada pembiayaan sektor hijau.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer