Tuesday, January 13, 2026
HomeFinansialNPI 2025: Memprediksi Kekuatan di Tengah Ketidakpastian Global

NPI 2025: Memprediksi Kekuatan di Tengah Ketidakpastian Global

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, memproyeksikan bahwa Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) akan tetap baik hingga tahun 2025, meskipun ketidakpastian global yang tinggi. Proyeksi NPI tahun 2025 menunjukkan defisit transaksi berjalan yang rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,3 persen dari PDB, serta surplus transaksi modal dan finansial yang terus berlanjut. Surplus neraca perdagangan pada bulan Maret 2025 meningkat menjadi 4,3 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya yang mencapai 3,1 miliar dolar AS. Sementara aliran masuk modal asing ke investasi portofolio domestik mencapai 1,6 miliar dolar AS hingga akhir Maret 2025. Namun, pada April 2025, terjadi net outflows sebesar 2,8 miliar dolar AS akibat ketidakpastian global pasca pengumuman tarif resiprokal AS. Meskipun demikian, tekanan outflows mulai berkurang, terutama pada Surat Berharga Negara (SBN), seiring dengan kestabilan prospek ekonomi Indonesia dan ketahanan eksternal yang kuat. Posisi cadangan devisa pada akhir Maret 2025 mencapai 157,1 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta melebihi standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia optimis bahwa inflasi akan tetap terkendali sesuai target pada tahun 2025 dan 2026, dengan menjaga BI-Rate tetap stabil pada 5,75 persen guna menjaga keseimbangan antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer