Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menyarankan kepada warga untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungan setelah adanya 524 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dilaporkan di beberapa wilayah hingga April 2025. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Herwin Meifendy, menekankan pentingnya melakukan upaya pencegahan dengan menjaga kebersihan rumah, lingkungan, dan kelembaban untuk mencegah penyebaran jentik nyamuk. Warga juga diimbau untuk menguras, menyikat, dan menutup rapat tempat penampungan air di rumah masing-masing sebagai salah satu cara pencegahan DBD.
Selama periode Januari hingga 16 April 2025, tercatat 524 kasus DBD di Jakarta Timur yang tersebar di 10 wilayah kecamatan. Meskipun terjadi penurunan jumlah kasus secara keseluruhan dibanding tahun sebelumnya, namun masih ditemukan kasus DBD yang perlu diwaspadai. Herwin juga mengingatkan bahwa nyamuk aedes aegypti, vektor penyakit DBD, cenderung menggigit manusia pada jam aktif antara pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 15.00 sampai 17.00.
Masyarakat diharapkan turut berperan dalam pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran DBD. Dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan kasus DBD di Jakarta Timur dapat terus ditekan agar kesehatan masyarakat terjaga. Kabar baiknya, penurunan kasus DBD sudah terjadi sejak awal tahun ini, namun tetap diperlukan langkah-langkah pencegahan yang terus menerus untuk menghindari peningkatan kasus DBD di masa mendatang.








