Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Selatan melakukan pemangkasan empat pohon mahoni setinggi 12 meter di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Tebet, guna mengantisipasi bahaya tumbangnya pohon tersebut. Pengawas Penopingan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Selatan, Suryadi, menjelaskan bahwa pemangkasan dilakukan oleh delapan personel yang menggunakan peralatan seperti tali tambang, golok, gergaji mesin, dan mobil dumptruck untuk membuang sampah ranting. Lurah Tebet Timur, Lukman Haris, mengatakan bahwa warga telah meminta pemangkasan pohon karena pohon-pohon tersebut sudah lebat dan berpotensi tumbang. Haris menyampaikan terima kasih atas tindakan penopingan yang dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekitar. Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga akan mengolah sampah ranting bekas penopingan menjadi kompos di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang, Jagakarsa. Sudin Tamhut Jakarta Selatan telah memangkas ribuan pohon sejak awal Januari hingga Maret 2025 untuk menjaga keamanan pengguna jalan, dengan jenis pemangkasan ringan, sedang, dan berat demi mengendalikan pertumbuhan pohon yang tidak teratur. Dengan demikian, aksi pemangkasan ini diharapkan mampu menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan Jakarta Selatan.
Strategi Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Jakarta Selatan
RELATED ARTICLES








