Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan permohonan maaf terkait kemacetan di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Meskipun tidak terkait dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pramono tetap mengambil tanggung jawab sebagai pemimpin Kota Jakarta. Kemacetan tersebut disebabkan oleh peningkatan muatan truk Pelindo yang melebihi kapasitas harian. Pramono menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terulang dan telah meminta Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memberikan teguran kepada Pelindo. Pelindo sendiri telah meminta maaf atas kejadian tersebut, namun Pramono menekankan pentingnya menghindari kemacetan di masa depan. Penyebab kemacetan di Tanjung Priok juga disebabkan oleh tiga kapal yang bongkar muat diluar jadwal yang telah ditentukan. Hal ini menyebabkan penambahan volume bongkar muat di Pelabuhan NPCT 1. Pelindo mengakui bahwa kehadiran kapal diluar jadwal menyebabkan peningkatan yang tidak diinginkan. Pramono berharap agar situasi kemacetan dapat segera terselesaikan dan tidak terjadi lagi di masa mendatang.
Mengapa Macet Priok, Pramono Minta Maaf ke Masyarakat? Penjelasan Lengkap
RELATED ARTICLES


