Saturday, October 10, 2026
HomeFinansialPenerbitan Surat Utang Korporasi Rp46,7 Triliun Triwulan I-2025: Analisis

Penerbitan Surat Utang Korporasi Rp46,7 Triliun Triwulan I-2025: Analisis

Di triwulan pertama tahun ini, kondisi pasar surat utang korporasi terlihat lebih semarak dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatatkan total penerbitan surat utang korporasi sebesar Rp46,7 triliun dari Januari hingga Maret 2025. Ekonom atau Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo, Suhindarto menyatakan bahwa jumlah ini meningkat signifikan dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penerbitan obligasi korporasi dan sukuk mencapai Rp46,4 triliun, sedangkan Medium Term Notes (MTN) mengalami penurunan menjadi Rp400 miliar. Di kuartal I tahun ini, belum ada penerbitan efek utang lainnya seperti perpetual, Surat Berharga Komersial (SBK), dan sekuritisasi. Sektor dengan penerbitan surat utang korporasi terbesar adalah pulp and paper, diikuti oleh sektor pertambangan, multifinance, telekomunikasi, dan perbankan. Instrumen yang dominan adalah obligasi, diikuti oleh sukuk, MTN, dan Long Term Note (LTN). Pefindo juga melakukan pemeringkatan pada 72,4 persen surat utang korporasi yang diterbitkan pada periode tersebut. Dana yang diperoleh utamanya digunakan untuk refinancing dan modal kerja. Selain itu, instrumen dalam bentuk PUB obligasi mendominasi, dan mayoritas penerbitan dilakukan oleh non-Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Diharapkan pasar surat utang korporasi akan tetap solid dan stabil sepanjang tahun ini.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer