Pertandingan sengit antara Pacific Caesar Surabaya dan Borneo Hornbills dalam kompetisi bola basket nasional IBL di Surabaya mengundang kontroversi setelah terdapat dugaan kesalahan pada alat timer yang sedang diselidiki oleh tim pengawas pertandingan. Insiden terjadi pada sisa waktu dua detik sebelum pertandingan berakhir, dimana Pacific memimpin tipis 96-95. Saat itu, Xavier Ford dari Borneo mencoba melepaskan tembakan dua angka setelah menerima bola, namun jam pertandingan tetap berhenti hingga bola menyentuh ring. Hal ini memungkinkan pemain Borneo, Steven Orlando, untuk mendapatkan rebound dan mencetak poin kemenangan. Setelah tinjauan melalui Instant Replay System (IRS), diketahui bahwa bola masuk saat sisa waktu 0.3 detik, namun Pacific gagal mencetak poin. Manajemen Pacific Caesar Surabaya telah mengajukan protes resmi sesuai prosedur, dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk menentukan langkah selanjutnya. Penyelidikan akan menentukan apakah terdapat pelanggaran prosedural atau kesalahan teknis yang memengaruhi hasil akhir pertandingan. Hal ini memicu ketegangan dalam kompetisi basket nasional IBL antara kedua tim.
Pengawas Dalami Dugaan Kesalahan Timer di Laga Pacific vs Borneo
RELATED ARTICLES








