Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta memberikan apresiasi terhadap sikap tegas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam mencopot Direktur IT Bank DKI sebagai respons terhadap gangguan layanan digital Bank DKI. Ketua PWNU DKI Jakarta, KH. Samsul Ma’arif, menilai keputusan Gubernur Pramono Anung sebagai langkah positif dalam menanggapi keluhan warga terhadap layanan Bank DKI yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, tindakan responsif tersebut menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dalam meningkatkan kepercayaan publik.
PWNU DKI Jakarta juga mendukung upaya reformasi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, dengan menegaskan pentingnya pelayanan publik yang berkualitas dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Organisasi ini juga mendorong percepatan rotasi dan penyegaran kinerja birokrasi, serta menekankan pentingnya pemenuhan jenjang karier ASN untuk mencegah posisi yang hanya diisi oleh Pelaksana Tugas. Gubernur Pramono Anung meminta Direktur IT Bank DKI, Amirul Wicaksono, untuk dibebastugaskan setelah terjadinya masalah dalam layanan Bank DKI, yang telah terjadi beberapa kali. Nasabah Bank DKI mengeluhkan kesulitan melakukan transaksi online sejak malam takbiran Idul Fitri 1446 Hijriah atau 30 Maret 2025. Dengan langkah-langkah yang diambil, diharapkan layanan publik dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.








