Barcelona berhasil menang telak empat gol tanpa balas atas Borussia Dortmund pada pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions. Pelatih Dortmund, Niko Kovac, mengakui bahwa timnya pantas kalah dalam pertandingan tersebut. Kovac menyoroti kehilangan intensitas timnya setelah 20 menit pertandingan berlangsung, yang menyebabkan kebobolan empat gol dari serangan balik dan bola mati Barcelona.
Menurut Kovac, setelah Dortmund tertinggal 1-0, timnya kehilangan konsistensi dan ketenangan dalam permainan, sehingga menghukum diri sendiri dengan kebobolan banyak gol. Kovac mengakui bahwa tiga gol dari serangan balik sudah terlalu banyak dan menekankan pentingnya membuat keputusan yang tepat dalam permainan.
Meskipun musim lalu menjadi finalis Liga Champions, Borussia Dortmund akan harus berjuang keras pada leg kedua nanti untuk minimal menyamai agregat gol. Mereka akan menghadapi Barcelona kembali di Signal Iduna Park, Dortmund, dalam leg kedua babak perempat final Liga Champions.
Pemain Barcelona seperti Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Raphinha berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut, menyulitkan perlawanan dari Borussia Dortmund. Kovac menyadari bahwa kekalahan tersebut adalah hasil dari ketidakkonsistenan dan kehilangan ketenangan timnya dalam permainan melawan tim kuat seperti Barcelona.








