Sebanyak 448 penumpang kapal KM Gunung Dempo turun di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, tiga hari setelah Lebaran. Para penumpang berasal dari wilayah Papua dan Sulawesi, dengan KM Gunung Dempo mengangkut mereka dari pelabuhan-pelabuhan yang disinggahi di Pulau Papua dan Pulau Sulawesi. Kapal tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Priok lebih cepat dari jadwal yang seharusnya. KM Gunung Dempo adalah kapal kedua yang melayani penumpang arus balik Lebaran pada Jumat, setelah KM Kelud.
Para penumpang yang turun di Pelabuhan Tanjung Priok termasuk warga yang mencari pekerjaan di DKI Jakarta dan sekitarnya. Salah satu penumpang, Jamaludin, menyatakan niatnya untuk mencari pekerjaan di Jakarta setelah menggunakan layanan kapal Pelni dari Sulawesi Tenggara. Nurhaliza juga mengungkapkan tujuannya ke Jakarta untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga berdasarkan informasi dari keluarganya.
Proses penurunan penumpang dan muatan KM Gunung Dempo berjalan lancar dengan pengawasan dari petugas otoritas pelabuhan dan aparat TNI-Polri. Kapal dijadwalkan akan kembali berlayar ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur pada Sabtu pagi. Antara 2025.







