Wednesday, December 10, 2025
HomeFinansialRupiah Menguat: Analisis Kekhawatiran Retaliasi Tarif AS

Rupiah Menguat: Analisis Kekhawatiran Retaliasi Tarif AS

Kekhawatiran retaliasi dari sejumlah negara terhadap tarif yang dikenakan oleh Presiden AS, Donald Trump, berpotensi mempengaruhi nilai tukar rupiah. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan bahwa kekhawatiran tersebut dapat membuat rupiah menguat terhadap dolar AS yang melemah, karena dampak potensial dari reaksi negara-negara terhadap kebijakan tarif AS. Kanada menjadi salah satu negara yang berjanji untuk melawan kebijakan tarif Trump, dengan Perdana Menteri Mark Carney menyatakan bahwa mereka akan membalas dan memperkuat ekonomi mereka. Selain Kanada, UE dan China juga tengah merencanakan langkah balasan terhadap tarif yang diterapkan oleh AS. Meskipun demikian, Indonesia diprediksi tidak akan melakukan tindakan balasan terhadap kebijakan ini. Data lemah dari Institute for Supply Management (ISM) jasa juga turut mempengaruhi tekanan terhadap dolar AS. Berdasarkan berbagai faktor ini, kurs rupiah diperkirakan akan berkisar antara Rp16.600-Rp16.800 per dolar AS. Pada pembukaan perdagangan hari Jumat, kurs rupiah mengalami kenaikan sebesar 93 poin atau 0,55 persen menjadi Rp16.653 per dolar AS.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer