Situs arkeologi Irak di Hatra dan Ashur mengalami kerusakan parah selama kebangkitan ISIS pada 2014 dan 2015. Kelompok bersenjata itu secara aktif berusaha menghancurkan situs warisan budaya yang dianggap tidak sesuai dengan keyakinan mereka.
Tindakan penghancuran situs ini tidak hanya merusak sejarah dan warisan budaya Irak, tetapi juga menimbulkan dampak negatif yang mendalam bagi masyarakat internasional yang menghargai keberagaman budaya. Keberadaan situs-situs arkeologi ini memiliki nilai historis yang tinggi dan penting untuk pemahaman kita akan sejarah manusia.
Melalui pemberitaan ini, kita diingatkan tentang urgensi untuk melindungi dan merawat warisan budaya yang ada di seluruh dunia. Dengan upaya bersama, semoga kita dapat menjaga keberagaman budaya dan sejarah yang menjadi bagian penting dari identitas manusia.








