Kepala Pemasaran Produk Makanan Wings Food, Katria Arintya Anindyantari, menyoroti pentingnya menciptakan konten digital yang kreatif untuk menarik perhatian generasi Z selama bulan Ramadhan. Generasi Z cenderung menyukai konten yang menyentuh emosi seperti ‘cryvertising’ dan video ‘hacks’ yang praktis, yang sedang tren di media sosial. Data perilaku konsumsi digital menunjukkan bahwa konten dengan nilai-nilai positif, kisah inspiratif, dan pengalaman pribadi lebih disukai oleh Gen Z saat Ramadhan.
Menurut Katria, peningkatan konsumsi konten digital selama Ramadhan di Indonesia telah berdampak signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, termasuk konsumen mie instan. Untuk menghadirkan pemasaran yang efektif, Wings Food telah mengembangkan serial video inspiratif di YouTube dengan tema kebersamaan dan gotong royong. Mereka juga membagikan video ‘hacks’ tentang cara membuat makanan praktis untuk sahur dan buka puasa, dengan menonjolkan produk mie instan mereka.
Selain itu, Wings Food juga memanfaatkan podcast bernama “BuBaran” untuk berinteraksi dengan Gen Z selama bulan Ramadhan. Podcast ini menampilkan obrolan dengan personel dari grup musik “The Changcuters” yang berbagi cerita unik seputar Ramadhan dan tradisi Lebaran mereka. Melalui inisiatif konten ini, Katria berharap dapat memberikan hiburan yang relevan dengan gaya hidup Gen Z, sambil mengedepankan pesan berbagi dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
Dengan pendekatan kreatif dan relevan dalam menciptakan konten digital, Wings Food berusaha memenuhi kecenderungan dan minat Gen Z selama bulan Ramadhan. Diharapkan bahwa melalui upaya pemasaran ini, Ramadhan bisa menjadi momen refleksi dan kebaikan bagi semua pihak.







