Pada Sabtu (22/3), angin puting beliung menyebabkan kerusakan di delapan RT, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Petugas gabungan segera turun tangan untuk membersihkan material bangunan dan pohon yang berserakan akibat bencana alam tersebut. Lurah Tugu Selatan, Yuyun Yuniarti, memastikan petugas melakukan pembersihan puing, pohon tumbang, serta membantu evakuasi mobil yang tertimpa kanopi sebanyak tiga unit. Meskipun banyak rumah dan kanopi warga rusak dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa atau pengungsi dilaporkan.
Sejumlah warga juga sudah mulai memperbaiki atap rumah mereka sendiri, sementara petugas gabungan yang terdiri dari 55 orang dari berbagai instansi seperti PPSU, Gulkarmat, BPBD, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Kepolisian, dan kelurahan terus memberikan bantuan. Warga yang masih membutuhkan bantuan diimbau untuk segera melaporkan ke petugas terkait.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menyatakan bahwa tujuh personel telah dikerahkan untuk membantu warga yang terdampak bencana. Mereka siap memberikan bantuan mulai dari proses evakuasi hingga membersihkan sisa kerusakan akibat angin puting beliung. Atas kejadian tersebut, diingatkan kepada warga Tugu Selatan untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. Musibah bisa datang kapan saja, sehingga penting bagi seluruh warga untuk selalu waspada.








