Pada hari Jumat, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Noor Achmad, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dengan bank BCA merupakan langkah inklusif Baznas dalam berkolaborasi dengan berbagai lembaga, baik konvensional maupun syariah. Sebelumnya, pembayaran ZIS dapat dilakukan melalui virtual account BCA dan transfer melalui aplikasi BCA Mobile, namun sekarang Baznas dan BCA telah memperkenalkan kanal pembayaran ZIS melalui aplikasi myBCA.
Noor Achmad menegaskan bahwa Baznas adalah lembaga yang menerima dana zakat, infak, dan sedekah dari berbagai sumber, termasuk dana CSR. Tidak hanya dalam pengumpulan dana, Baznas juga menerapkan inklusivitas saat menyalurkan ZIS kepada siapa pun yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang suku, agama, bangsa, atau ras.
BCA kini menjadi bank ketiga yang paling dipercaya oleh para pemberi zakat, infak, dan sedekah dalam menyalurkan donasi mereka. Noor Achmad berharap kerjasama dengan BCA bisa membuat BCA menjadi bank pilihan utama bagi para pemberi zakat. Di sisi lain, Direktur BCA, John Kosasih, menyatakan komitmennya dalam mendukung gerakan “Cahaya Zakat” yang diinisiasi Baznas, dengan menyediakan layanan pembayaran ZIS melalui berbagai produk dan layanan.
Melalui inisiatif ini, BCA juga memperluas layanan dengan menambahkan opsi pembayaran ZIS via Baznas di fitur ‘Bayar dan Isi Ulang’ di aplikasi myBCA. Diharapkan perluasan ini dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan dalam pengumpulan ZIS. John Kosasih menambahkan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul tidak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Semua upaya ini dilakukan untuk menciptakan pengumpulan dana sosial keagamaan yang optimal dan berdampak positif bagi masyarakat.opyright © ANTARA 2025
Source link








