Thursday, December 11, 2025
HomeLintas KotaPramono Mendorong Penyesuaian 'Tipping Fee' untuk Pengelolaan Sampah Lebih Efektif

Pramono Mendorong Penyesuaian ‘Tipping Fee’ untuk Pengelolaan Sampah Lebih Efektif

Tarif tipping di Jakarta sebesar 13,5 dolar AS per ton dinilai masih terlalu rendah untuk mendorong pembangunan fasilitas insinerator. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengharapkan adanya penyesuaian tipping fee agar investor tertarik membangun insinerator sebagai upaya dalam pengelolaan sampah. Pramono menyampaikan optimisme bahwa penyesuaian harga yang diatur secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah dapat menjadi solusi terhadap masalah sampah tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pemerintah akan mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi untuk isu sampah nasional. Pemerintah sedang mendorong pengunaan RDF sebagai bahan bakar alternatif bagi industri semen dan baja untuk mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan. Upaya ini dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Tidak ada pengusaha yang berani membangun PLTSa dengan insinerator karena tarif tipping yang masih rendah di Jakarta, namun dengan adanya penyesuaian harga dan dukungan pemerintah diharapkan dapat membuka peluang investasi yang lebih baik dalam pengelolaan sampah di Indonesia secara keseluruhan. Melalui upaya ini, diharapkan masalah sampah dapat diatasi dengan lebih baik dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta kesehatan masyarakat di masa depan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer