Pembalap Moto2 Indonesia, Mario Aji, belajar banyak dari GP Argentina yang berlangsung di Sirkuit Autodromo Termas de Rio Hondo. Meskipun gagal finis setelah terjatuh pada lap ke-13, Mario Aji merasa bahwa balapan tersebut memberinya pelajaran berharga. Dia menyatakan bahwa kecepatannya seharusnya cukup untuk finis di 10 besar dan ia berusaha sekuat tenaga. Namun, Mario tidak mengerti bagaimana ia kehilangan kendali saat memasuki Tikungan 1. Meskipun demikian, dia merasa bahwa kesalahan tersebut memberinya kesempatan untuk terus berkembang sebagai pembalap. Mario enggan larut dalam kekecewaan dan berfokus pada GP Amerika yang akan datang. Dia berencana untuk belajar dari kesalahan dan terus mengembangkan kemampuannya. Mario juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Selanjutnya, GP Amerika akan berlangsung pada tanggal 28-31 Maret.








