Setiap 20 Maret, berbagai negara di seluruh dunia merayakan Hari Dongeng Sedunia untuk memperingati keindahan cerita. Dongeng bukan hanya tentang mengenang kisah masa kecil, tetapi juga penghargaan terhadap peran cerita dalam membentuk pola pikir dan mengembangkan imajinasi. Cerita telah menjadi bagian integral dalam kehidupan manusia sejak zaman kuno, membantu dalam memahami dunia, menghubungkan pengalaman, serta menyampaikan nilai dan budaya. Perayaan Hari Dongeng Sedunia bermula dari Swedia pada tahun 1991 dengan disebut sebagai Alla berättares dag atau Hari Semua Pendongeng, lalu menyebar ke berbagai negara termasuk Australia, Amerika Latin, Skandinavia, hingga menjadi perayaan global pada tahun 2009. Setiap tahun, tema yang berbeda dipilih untuk memperingati Hari Dongeng Sedunia, seperti “Mimpi”, “Pohon”, atau “Petualangan”, untuk menginspirasi orang-orang dalam berbagi cerita mereka. Tujuan dari perayaan ini adalah untuk merayakan seni bercerita lisan sebagai warisan budaya dunia, menghubungkan orang-orang melalui cerita dalam bahasa mereka sendiri, mempromosikan pemahaman budaya yang lebih baik, dan menciptakan persahabatan baru melalui cerita. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merayakan Hari Dongeng Sedunia, seperti bercerita bersama keluarga atau teman, berpartisipasi dalam acara literasi, atau menciptakan cerita sendiri. Hari Dongeng Sedunia adalah kesempatan bagi kita semua untuk menghidupkan tradisi bercerita, mempererat hubungan dengan orang di sekitar kita, dan menghargai kekuatan cerita dalam membentuk dunia yang lebih baik.








