Thursday, December 11, 2025
HomeLintas KotaTantangan Pengangguran di Indonesia: Analisis Kemnaker

Tantangan Pengangguran di Indonesia: Analisis Kemnaker

Masalah pengangguran di Indonesia memiliki dua tantangan utama menurut Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker). Pertama, pekerja industri yang tergantikan oleh mesin karena investasi yang masih banyak pada teknologi tinggi. Hal ini membuat kesempatan kerja terbatas. Aris Wahyudi, Staf Ahli Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan Kemnaker, mengungkapkan bahwa pada 10 tahun yang lalu, investasi Rp1 triliun bisa menciptakan 4.500 lapangan kerja, namun pada tahun 2024 hanya ada 1.200 lapangan kerja yang tercipta.

Tantangan kedua adalah kemampuan warga dalam mencari kerja (agility), yang menurut Aris juga perlu diperhatikan. Anak-anak muda, yang merupakan generasi Z (Gen Z) yang banyak menjadi pencari kerja, perlu terus belajar dan meningkatkan keterampilan (skill) mereka, baik secara teknis maupun soft skill. Hari Nugroho, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa jumlah pengangguran di Jakarta mencapai 338.000 orang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam bursa kerja yang diadakan, terdapat 40 perusahaan yang menawarkan sekitar 1.945 lowongan kerja, dengan harapan setidaknya 50 persen dari angka tersebut dapat terserap. Semua pihak berharap agar keadaan pengangguran bisa dikurangi melalui upaya-upaya yang dilakukan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer