Pasar saham Indonesia tetap kuat meskipun mengalami volatilitas karena sentimen eksternal dan persepsi pelaku pasar. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa fundamental pasar saham Indonesia tetap kuat meskipun terjadi fluktuasi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Menurutnya, kinerja perusahaan BUMN dan bank Himbara yang terdaftar di BEI dalam kondisi baik. Meskipun pasar saham tidak selalu dapat diprediksi karena adanya sentimen eksternal yang beragam, Misbakhun bersama pimpinan DPR RI lainnya mengunjungi BEI untuk memberikan dukungan kepada pasar modal Indonesia. BEI bahkan melakukan trading halt karena penurunan IHSG lebih dari lima persen. Pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 3.84 persen menjadi 6.223,39 poin, sementara indeks LQ45 turun 2.79 persen menjadi 709,01 poin.








