Berita menarik terjadi di Jakarta pada Jumat (14/3), di antaranya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang akan menambah jumlah bus untuk mudik gratis tahun 2025 dan modifikasi cuaca yang dilakukan untuk mengurangi hujan ekstrem. Modifikasi cuaca ini difokuskan pada ancaman hujan ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Menurut Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2025 hanya dilakukan pada kondisi atmosfer yang diperkirakan akan menyebabkan bencana.
Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, juga mengumumkan bahwa pihaknya akan menambah jumlah bus untuk mudik gratis tahun 2025 guna melayani warga yang tidak tertampung pada pendaftaran tahap pertama. Selain itu, Terminal Terpadu Pulo Gebang (TTPG) telah mulai melakukan uji kelaikan bus secara berkala untuk armada Angkutan Mudik Lebaran 2025. Selain itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta juga telah menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi pendatang baru setelah Lebaran tahun 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyambut baik peluncuran layanan QRIS Tap oleh Bank Indonesia (BI) yang bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat. Dia menyatakan bahwa jakarta merupakan salah satu kota yang paling banyak menggunakan layanan QRIS, sehingga peluncuran QRIS Tap ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Jakarta. Dinas dan lembaga terkait terus bekerja keras untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi kesejahteraan masyarakat Jakarta.








