Friday, December 5, 2025
HomeBursaIHSG Diprediksi Melemah: Sentimen Domestik dan Global

IHSG Diprediksi Melemah: Sentimen Domestik dan Global

Pada perdagangan berikutnya, IHSG diprediksi masih berpotensi melemah. Hal ini didasarkan pada situasi sentimen baik domestik maupun global. IHSG membuka perdagangan dengan melemah sebesar 81,10 poin atau 1,22 persen ke posisi 6.566,32. Di sisi lain, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 4,14 poin atau 0,56 persen ke posisi 734,11. Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyampaikan prediksi ini dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari sisi domestik, dalam konferensi pers APBN edisi Februari 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa realisasi APBN hingga akhir Februari 2025 mencatat defisit sebesar Rp 31,2 triliun atau setara 0,13 persen dari PDB. Defisit ini berbanding terbalik dengan tiga tahun sebelumnya yang mencatat surplus, menunjukkan ketergantungan Indonesia terhadap harga komoditas.

Sementara dari mancanegara, eskalasi perang dagang yang dipicu oleh kebijakan Donald Trump, Uni Eropa merespons dengan memberlakukan pajak 50 persen terhadap ekspor wiski AS. Trump juga mengancam dengan peningkatan tarif pada impor anggur dan minuman beralkohol dari Eropa. Hal ini berdampak langsung pada bursa saham Eropa yang melemah pada Kamis (13/3/2025). Indeks STOXX 600 pan-Eropa turun 0,15 persen.

Di Wall Street, bursa saham juga turun tajam pada Kamis (13/3/2025). Indeks S&P 500 memasuki fase koreksi, yang dipicu oleh kenaikan tarif AS terhadap mitra dagangnya. Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 537,36 poin, sementara S&P 500 turun 77,78 poin dan Nasdaq Composite mengalami penurunan terbesar.

Di bursa saham regional Asia, indeks Nikkei menguat, indeks Shanghai naik, indeks Kuala Lumpur melemah, dan indeks Straits Times juga mengalami penurunan. Dengan demikian, berbagai faktor domestik dan global turut memengaruhi pergerakan IHSG dan pasar keuangan secara keseluruhan.

Source link

RELATED ARTICLES

Paling Populer