Nama Antony tengah menjadi pembicaraan hangat setelah menunjukkan performa impresif bersama klub barunya, Real Betis, setelah hengkang dari Manchester United. Tak hanya Antony, beberapa pemain lain juga mengalami hal serupa. Scott McTominay, misalnya, berhasil mencetak 6 gol dan 4 assist dalam 24 laga Serie A bersama Napoli. Sedangkan Romelu Lukaku menunjukkan ketajamannya dengan 9 gol bersama Napoli. David De Gea juga kembali menunjukkan kelasnya sebagai kiper terbaik di Serie A setelah bergabung dengan Fiorentina.
Mason Greenwood bersinar di Ligue 1 bersama Marseille dengan 15 gol dari 24 pertandingan, Wilfried Zaha kembali ke Crystal Palace setelah gagal di Manchester United dan kini bermain untuk Galatasaray. Memphis Depay mencatat 76 gol dari 178 penampilan bersama Olympique Lyon sebelum melanjutkan kariernya di Corinthians. Paul Pogba, setelah kesulitan di Manchester United, kembali ke Juventus untuk menemukan performa terbaiknya. Sementara Antony, setelah pindah ke Real Betis, mencatatkan 2 gol dan 2 assist dari 5 laga.
Perubahan klub seringkali membawa perkembangan positif bagi pemain, menunjukkan bahwa lingkungan baru dapat menjadi faktor penting dalam kebangkitan pemain sepakbola. Hal ini menggarisbawahi bahwa adaptasi pemain terhadap klub, sistem permainan, dan tekanan lingkungan dapat memengaruhi performa mereka secara keseluruhan. Fenomena ini menegaskan bahwa pemain seringkali bersinar setelah meninggalkan klub asal mereka.


