Peran seorang laki-laki dalam ajaran Islam tidak hanya sebagai suami, tetapi juga sebagai anak laki-laki yang memiliki kewajiban terhadap ibunya. Meskipun telah menikah, tanggung jawab untuk berbakti kepada ibu tetap harus dijaga dengan penuh kasih sayang. Berdasarkan ajaran Al-Quran dan Hadis, seorang anak laki-laki memiliki beberapa kewajiban terhadap ibunya setelah menikah.
Pertama, berbakti kepada ibu adalah kewajiban yang harus dipenuhi dengan sepenuh hati. Meskipun telah berkeluarga, seorang anak tetap harus memberikan penghormatan, kepedulian, dan sikap hormat kepada ibunya. Menyayangi ibu dengan sepenuh hati juga merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai bentuk balas jasa atas segala pengorbanan dan kasih sayangnya.
Selanjutnya, meringankan beban dalam kesulitan hidup ibu juga menjadi tanggung jawab seorang anak laki-laki setelah menikah. Bantuan tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga kasih sayang dan perhatian sangat diharapkan. Menghormati dan bersikap sopan kepada ibu juga harus diutamakan, dengan tidak pernah berkata kasar atau membentak dalam situasi apapun.
Terakhir, memperhatikan kondisi ibu merupakan salah satu tugas penting seorang anak laki-laki. Memberikan waktu dan perhatian kepada ibu, serta membagi perhatian dengan adil antara ibu dan istri adalah langkah penting untuk menjaga hubungan yang harmonis. Dengan melaksanakan kewajiban tersebut, seorang anak laki-laki dapat memperoleh keberkahan dan ridha dari Allah SWT dalam menjalani kehidupan berkeluarga.








